Satu Lagi Masjid Kebanggaan Warga Bandung, Masjid Agung Trans Studio Bandung

Pembangunan Masjid Agung Trans Studio Bandung  terinspirasi dari desain Masjid Nabi di Madinah. Rentang warna yang ditampilkan di luar masjid adalah cokelat, putih, dan emas. Area pembangunan masjid adalah sekitar 1.800 meter persegi dan terdiri dari dua lantai, lantai dasar dan mezzanine. Masjid ini dapat menampung hingga 2.000 orang percaya. Di area bawah tanah, ada juga Trans Studio IBIS Bandung, yang 1.200 meter persegi. Ruangan ini dapat digunakan untuk banyak acara, seperti resepsi, rapat, dan sarapan bersama.

Jika Anda melihat ke luar bangunan masjid ini, akan ada dekorasi dalam bentuk marmer putih dan granit berwarna coklat, abu-abu atau hitam. Terutama di lengkungan setiap jendela, yang mirip dengan jendela lengkung Masjid Nabawi. Selain itu, pembuatan masjid ini menggunakan marmer putih dengan kualitas yang sama dengan Masjid Nabawi.

Sedangkan bangunan kubah masjid yang dibuat oleh produsen kubah masjid terdiri dari 5 kubah berlapis perak dan emas. Untuk kubah, warnanya dicat dengan emas, serta lapisan emas murni dan karenanya ditutupi dengan kaca atau mosaik. Sedangkan bagian makroskopis bagian atas kubah terbuat dari bahan tembaga yang dilapisi emas murni.

Interior kubah masjid dihiasi dengan garis yang menulis potongan-potongan Al-Qur’an yang berkontribusi pada keindahan interior kubah masjid. Warna emas yang sangat tebal dapat ditemukan di dalam masjid, terutama di depan masjid atau di area minbar. Sementara mimbar sisi kanan atau kiri juga dihiasi garis yang bertuliskan nama baik, yang juga mendapat warna keemasan. Interior masjid juga tersedia secara luas dalam emas tiga tingkat, dengan berat 2,8 ton dan terlihat sangat indah dan megah. Semua ini menjadikan masjid ini salah satu masjid terindah di Indonesia.

Lantai dasar masjid juga digunakan untuk ruang sholat utama. Sedangkan mezzanine, itu adalah tempat ibadah kedua. Untuk lantai berikutnya, dalam bentuk ruang bawah tanah, dapat digunakan sebagai ruang serba guna yang dapat digunakan untuk acara apa pun.

Sementara di masjid, ia memiliki struktur atau dasar yang rendah dalam bentuk beton, seperti dinding penguat beton. Struktur bangunan dari atas masjid ke balok, serta lantai, juga menggunakan bahan beton. Struktur bangunan berkubah juga menggunakan bahan beton. Bagian dalam masjid menggunakan struktur bangunan yang terbuat dari marmer, plester, tembaga, serat dan logam. Tetapi bangunan berkubah juga memiliki mosaik di dalamnya.

Bahan kubah beton memiliki kekuatan tekan yang lebih tinggi daripada bahan kubah lainnya. Beton bertulang memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap api dan air. Selain itu, bahan konstruksi ini juga merupakan bahan terbaik untuk bangunan yang sering bersentuhan dengan air. Selain itu, jika terjadi kebakaran sedang-sedang, batang struktural dalam ketebalan penutup beton, yang cukup untuk melindungi tulang, hanya akan menderita kerusakan permukaan dan tidak akan roboh.

Banyak bangunan di masjid ini juga menggunakan bahan beton untuk kubah, termasuk Masjid Agung Trans Studio Bandung. Oleh karena itu, bagi mereka yang akan membangun masjid dan ingin memilih bahan yang tepat untuk masjid mereka, mereka dapat menggunakan bahan beton ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *